Jelang HUT RI, Pemprov Papua Serahkan Bansos Bagi Warakawuri dan Tenaga Medis Ahead of the Indonesian Independence Day, Papua Provincial Government Handed Out Social Aid for Army Widow and Medical Personnel
Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan sosial bagi para warakawuri dan keluarga pahlawan serta tenaga medis yang melakukan penanganan Covid-19 di Bumi Cenderawasih. The Papua provincial government is giving social aid to the army widow and the family of heroes and medical personnel who conduct the handling of Covid-19 in Papua.
Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan sosial bagi para warakawuri dan keluarga pahlawan serta tenaga medis yang melakukan penanganan Covid-19 di Bumi Cenderawasih.
Bansos tersebut diserahkan di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke 75 di Bumi Cenderawasih, Jumat (14/8/2020).
“Penyerahan bansos ini sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang menerima. Intinya bantuan sosial sebagai tali kasih kepada keluarga pahlawan, warakawuri juga tenaga medis,”terang Ketua Panitia HUT RI ke-75 Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad, disela-sela penyerahan bansos tersebut.
Ia katakan, penyerahan bantuan bagi keluarga pahlawan dan warakawuri dipandang penting untuk dilakukan, karena sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa pendahulu yang mendorong kemerdekaan Indonesia.
Sama halnya dengan tenaga medis yang juga dipandang sebagai pahlawan karena telah mengorbankan waktu, tenaga dan perhatian untuk menangani dan menanggulangi Covid-19.
“Sebab kalau dulu kan banyak yang berjuang untuk kemerdekaan dengan membela negara secara fisik”
“Berbeda dengan hari ini, banyak mereka yang berjuang juga untuk memberikan kehidupan yang baik dan layak bagi masyarakat. Dan disitulah salah satu peran tenaga medis saat ini berjuang untuk menanggulangi Covid,”ucap ia.
Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua, Ribka Haluk katakan penyerahan bansos tersebut merupakan agenda rutin rangka dalam rangka memperingati HUT RI.
Kendati demikian, penyerahan bansos merupakan sebuah penghargaan bagi keluarga pejuang dan warakawuri karena telah berjuang mengisi kemerdekaan.
“Sama halnya untuk tenaga medis, ini untuk menghargai mereka yang sudah berjuang untuk bangsa dan negara. Sebab mereka berjuang tanpa pamrih dengan mempertaruhkan nyawa untuk menanggulangi Covid,” kata dia.
Diketahui, selain agenda penyerahan bansos, dalam rangkaian kegiatan HUT RI, Pemprov Papua juga menggelar kegiatan sosial donor darah dengan target 120 kantong yang nantinya diserahkan kepada PMI untuk masyarakat yang membutuhkan.
Sementara cara puncak HUT RI, akan digelar upacara bendera di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, dihadiri undangan terbatas.
The Papua provincial government is giving social aid to the army widow and the family of heroes and medical personnel who conduct the handling of Covid-19 in Papua.
The social aids were handed over to the governor's office in Jayapura, in commemoration of 75 Anniversary of Indonesia Independent Day in Papua, Friday (August 14, 2020).
"The submission of this social assistance is a form of appreciation for those who accept. Essentially social aid as a rope of love to the hero family, army widow also medical personnel," explained the Chairman of the Committee of the 75 Anniversary of Indonesia Independent Day in Papua Province, Muhammad Musa'ad, when is giving the social assistance.
He said that the delivery of aid to the families of heroes and army widows was considered important to do, because it was a form of appreciation for the services of their predecessors who pushed for Indonesia's independence.
Similarly, the medical personnel are also seen as heroes for sacrificing time, effort and attention to handle and tackle the Covid-19.
"If there were many who struggled for independence by physically defending the country.”
"Unlike today, many of them are also struggling to provide a good and decent life for the community, that is one of the roles of medical personnel currently fighting in Covid-19 pandemic”, he said.
Head of social service, population and civil registry department of Papua Province, Rebekah Haluk said the submission of the social assistance is a routine agenda in order to commemorate the anniversary of Indonesia Independence Day.
Nevertheless, the surrender of social assistance is a tribute to the family of army and army widows because it has struggled to fill independence.
"Similarly to medical personnel, this is to appreciate those who are already struggling for the nation and country. Because they struggle selflessly by risking a life to tackle Covid-19," he said.
In addition to the social assistance handover agenda, the Papua Provincial Government is also holding a blood donation for social activity with a target of 120 bags which will be submitted to Indonesian Red Cross for people in need.
The flag ceremony will be held at the Governor's Office yard, attended by limited invitations as the peak of Indonesian Independence Day Anniversary.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-