Lima Daerah di Papua Berpotensi Banjir, BPBD Ingatkan Masyarakat Hati-hati Five Regions in Papua at Risk of Flooding, BPBD Urges Public to Stay Alert
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) B. Wisnu Raditya menyatakan, ada lima daerah di Provinsi Papua berpotensi terjadinya banjir akibat bencana hidrometeorologi. Acting Head of the Regional Disaster Management Agency (BPBD), B. Wisnu Raditya, stated that five regions in Papua Province are at risk of flooding due to hydrometeorological conditions.
JAYAPURA – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) B. Wisnu Raditya menyatakan, ada lima daerah di Provinsi Papua berpotensi terjadinya banjir akibat bencana hidrometeorologi.
Daerah tersebut adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, Waropen dan Kabupaten Sarmi.
Untuk mengantisipasi bencana tersebut, BPBD Papua sudah mengkoordinasikan langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh BPBD yang ada di kabupaten/kota.
“Kita sudah sampaikan ke semua BPBD kabupaten/kota untuk tetap waspada, sekaligus meminta mereka untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait penyebab banjir dan langkah-langkah yang perlu diantisipasi terkait dengan banjir. Serta kesiapan masyarakat bagaimana,” kata Wisnu.
Edukasi yang diberikan seperti menyiapkan peralatan, dokumen-dokumen penting yang perlu disiapkan tempatnya, imbauan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menebang pohon di area perbukitan.
“Karena banjir yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia Barat seperti Tapanuli dan Sibolga disebabkan oleh perambahan hutan,” katanya.
Terkait dengan bencana hidrometeorologi, Wisnu mengimbau masyarakat untuk mengikuti petunjuk dari apa yang disampaikan oleh sumber-sumber yang dapat dipercaya. ***
JAYAPURA – Acting Head of the Regional Disaster Management Agency (BPBD), B. Wisnu Raditya, stated that five regions in Papua Province are at risk of flooding due to hydrometeorological conditions.
These regions include Jayapura City, Jayapura Regency, Keerom Regency, Mamberamo Raya Regency, Waropen, and Sarmi Regency.
To anticipate potential disasters, the Papua Regional Disaster Management Agency has coordinated some preventive measures to be implemented by the Regional Disaster Management Agency in the respective regencies and cities.
“We have informed all Regional Disaster Management Agencies to remain vigilant, and we have also asked them to educate communities about the causes of flooding and the steps that need to be taken to anticipate it—as well as to ensure community preparedness,” Wisnu said.
The public education efforts include preparing necessary equipment, securing important documents, avoiding littering, and refraining from cutting down trees in hilly areas.
“Because the flooding that occurred in several regions in Western Indonesia, such as Tapanuli and Sibolga, was caused by deforestation,” he added.
Regarding hydrometeorological disasters, Wisnu urged the public to obtain information and follow instructions only from reliable, credible sources. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-