JAKARTA — Pemerintah Provinsi Papua kembali menorehkan prestasi dalam penguatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan koperasi melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pemprov Papua menerima Piagam Penghargaan sebagai provinsi dengan persentase transaksi UMK/Koperasi melalui Katalog Elektronik tertinggi untuk periode Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait mewakili Gubernur Papua dalam acara ICIEF–IPFE 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Papua dalam meningkatkan keterlibatan pelaku UMK dan koperasi dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui pemanfaatan Katalog Elektronik.
Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemprov Papua dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, sekaligus mendorong transformasi digital dan pengadaan pemerintah yang lebih inklusif.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Papua untuk terus memperkuat peran UMK dan koperasi dalam rantai pengadaan pemerintah, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Dengan penghargaan ini, Papua menunjukkan bahwa pengadaan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan barang dan jasa, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha lokal. ***