BPBD Papua Ajak Masyarakat dan Perusahaan Perkuat Upaya Pencegahan Karhutla Papua Disaster Management Agency Urges Communities and Companies to Strengthen Forest and Land Fire Prevention
JAYAPURA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengajak masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi curah hujan yang rendah dan meningkatnya potensi kebakaran. JAYAPURA – The Papua Provincial Disaster Management Agency has called on communities and regency and city governments to remain vigilant and strengthen efforts to prevent forest and land fires amid low rainfall and a rising fire risk.
Kepala BPBD Papua, Robert L.N. Awi, mengatakan upaya pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun perusahaan yang beroperasi di wilayah Papua.
Menurutnya, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama pada musim dengan curah hujan rendah yang dapat menyebabkan lahan menjadi kering dan mudah terbakar.
“Penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah munculnya titik api, terutama melalui perubahan kebiasaan membuka lahan,” kata Robert.
Ia menjelaskan, salah satu langkah penting dalam mencegah karhutla adalah menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas apabila api tidak terkendali, terlebih saat kondisi lahan kering.
BPBD Papua juga telah menyampaikan peringatan kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah Papua agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Pengawasan dan tindak lanjut akan dilakukan apabila ditemukan bukti pelanggaran di lapangan.
“Kami minta masyarakat yang sering membuka lahan dengan cara membakar agar tidak melakukannya lagi. Begitu juga perusahaan. Kami sudah menyampaikan peringatan. Kalau terbukti di lapangan, maka akan kami proses,” tegasnya.
Robert menambahkan, kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi risiko bencana. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menerapkan cara pembukaan lahan yang lebih aman dan tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun keselamatan warga.
Selain mengedepankan langkah pencegahan, penanganan karhutla juga membutuhkan koordinasi antarpemerintah sesuai dengan kewenangan masing-masing. Apabila kebakaran terjadi dalam skala besar, pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi perlu bersinergi dalam penanganannya.
Melalui peningkatan kewaspadaan, pengawasan, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, BPBD Papua berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat bisa diminimalkan. ***
The head of Papua BPBD, Robert L.N. Awi, said preventing forest and land fires required the involvement of all parties, including the government, communities, and companies operating in Papua.
He said early preventive measures were needed to minimize fire risks, particularly during periods of low rainfall, when land can become dry and susceptible to fire.
“Responding to forest and land fires is not solely the government’s responsibility. Communities also play an important role in preventing fires from starting, particularly by changing their land-clearing practices,” Robert said.
He explained that one essential preventive measure was to stop clearing land by burning. This practice can lead to widespread fires if the flames spread out of control, especially in dry conditions.
Papua Provincial Disaster Management Agency has also warned companies operating in the province against clearing land by burning. The agency will conduct monitoring and take follow-up action if evidence of violations is found on the ground.
“We ask people who regularly clear land by burning to stop doing so. The same applies to companies. We have already issued warnings. If we find evidence of violations on the ground, we will act,” he stressed.
Robert added that public awareness and participation were essential to supporting government efforts to reduce disaster risks. Communities are therefore encouraged to adopt safer land-clearing methods that do not harm the environment or endanger residents.
In addition to preventive efforts, effective responses to forest and land fires require coordination among different levels of government, each acting within its respective authority. In the event of large-scale fires, regency and city governments must work together with the provincial government to manage the response.
Through greater vigilance, stronger monitoring, and the involvement of all stakeholders, Papua Disaster Management Agency hopes to reduce the risk of forest and land fires and minimize their impact on the environment and local communities. ***
Tentang Penulis
PakChris