Beranda Berita Pemerintahan Papua Nugini Tertarik Kerja Sama Layanan Kesehatan dengan Papua
Kesehatan 128 menit baca

Papua Nugini Tertarik Kerja Sama Layanan Kesehatan dengan Papua

Tim Redaksi Pemprov Papua

30 Oct 26 · 141 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

JAYAPURA – Peluang kerja sama layanan kesehatan antara Provinsi Papua dan Papua Nugini menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam persiapan pertemuan ke-29 Border Liaison Officers Meeting (BLOM). Pembahasan ini mencakup peluang pemanfaatan layanan sejumlah rumah sakit di Papua oleh pasien dari negara tetangga tersebut.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Triwarno Purnomo, menyebut rumah sakit yang dibicarakan dalam peluang kerja sama itu meliputi Provita, Dian Harapan, Rumah Sakit Khusus, dan Bhayangkara.

Menurut Triwarno, pihak Papua Nugini menunjukkan ketertarikan terhadap rencana tersebut karena sudah ada pasien yang mendapatkan layanan kesehatan di Papua. “Justru dari pihak PNG sangat mengharapkan hal ini karena selama ini sudah ada pasien-pasien,” katanya di Jayapura, Kamis, 29 Oktober 2026.

Selain layanan kesehatan, rapat persiapan BLOM juga membahas pengawasan perlintasan orang dan barang, penanganan pelanggaran perbatasan, pertahanan dan keamanan, serta perdagangan tradisional antara kedua negara.

Rapat yang berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026 itu diikuti Konsul RI di Vanimo, Alexander Tangkuman, bersama tim, perwakilan CIQS, TNI-Polri, serta unsur perbatasan dari Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

Pertemuan ke-29 BLOM semula dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026. Namun, Kementerian Luar Negeri Papua Nugini menunda agenda tersebut melalui nota diplomatik.

Triwarno mengatakan jadwal pengganti masih menunggu keputusan pemerintah Papua Nugini. “Bisa tahun ini, bisa tahun depan. Sangat tergantung dari Kemenlu PNG,” ujarnya. ***

Tentang Penulis

PakChris

Pencarian