Pemprov Papua Tetapkan 9 Program Prioritas dan Pembangunan Taman Port Numbay Papua Provincial Government Outlines Nine Priority Programs and Announces Plans for Port Numbay Park
JAYAPURA — Memasuki tahun kedua masa kepemimpinan, Pemerintah Provinsi Papua berfokus mempercepat pembangunan daerah melalui peluncuran 9 Program Prioritas Strategis Papua Cerah. Selain memperkuat agenda prioritas tersebut, Pemprov Papua juga mengumumkan rencana pembangunan Taman Port Numbay sebagai ruang publik baru di ibu kota Jayapura. JAYAPURA — As the administration enters its second year in office, the Papua Provincial Government is focusing on accelerating regional development through nine strategic priority programs under the Papua Cerah agenda. The government also announced plans to develop Port Numbay Park as a new public space in the provincial capital, Jayapura.
Dalam pidato refleksi satu tahun kepemimpinan di Halaman Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Senin (12/10/2026), Gubernur Papua Matius Fakhiri menyampaikan bahwa pemerintah daerah melangkah ke fase percepatan pembangunan.
"Memasuki tahun kedua, kami tidak lagi hanya menata, tetapi mempercepat melalui sembilan program prioritas strategis Papua Cerah," ujar Gubernur Matius Fakhiri.
Sembilan program prioritas strategis tersebut mencakup perluasan Kartu KASIH hingga ke level distrik dan kampung, penguatan Kartu PACE untuk membuka akses pendidikan ke perguruan tinggi terbaik, perluasan penerima Kartu MACE bagi mahasiswa kurang mampu, serta pemudahan pencairan Kartu JALAN yang terintegrasi layanan kesehatan dan transportasi.
Program prioritas juga mencakup peningkatkan layanan kesehatan bergerak ke wilayah terpencil, perluasan pembangunan pasar rakyat modern ke kabupaten/kota, penyediaan perumahan layak huni kontekstual Papua, percepatan konektivitas transportasi dan digitalisasi termasuk subsidi kapal cepat Jayapura–Biak 10 jam serta program Papua Terang hingga 2030, dan penguatan komoditas unggulan berorientasi ekspor menuju target swasembada beras pada 2028.
Sebagai penutup pidatonya, Gubernur Matius Fakhiri mengumumkan rencana penataan wajah ibu kota Provinsi Papua yang diwujudkan melalui pembangunan kawasan ruang publik hijau di depan Kantor Gubernur.
"Sebelum mengakhiri pidato ini, kami bertekad pada tahun 2027, kami akan menghadirkan wajah baru ibu kota Provinsi Papua dengan memulai pembangunan Taman Port Numbay di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua," kata Matius Fakhiri.
Gubernur menjelaskan bahwa pembangunan taman tersebut disiapkan sebagai ruang publik yang terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Jayapura.
"Taman ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif, bersih, dan membanggakan warga Kota Jayapura. Taman ini akan menjadi tempat yang layak berkumpul, berintegrasi, serta menghidupkan seni budaya lokal, olahraga, dan kehidupan ekonomi yang produktif. Area ini adalah ruang hijau sekaligus menampilkan wajah baru ibu kota Provinsi Papua yang cerah," pungkas Matius Fakhiri. ***
Governor Matius Fakhiri said the government was moving into a phase of accelerated development during an event marking his administration’s first year in office. The event took place on the grounds of the Papua Governor’s Office in Jayapura on Monday, October 12, 2026.
“As we enter our second year, we are moving beyond laying the groundwork to accelerating development through the nine strategic priority programs of Papua Cerah,” Fakhiri said.
The nine priorities include expanding the KASIH Card program to districts and villages, strengthening the PACE Card program to improve access to leading universities, extending MACE Card assistance to more financially disadvantaged university students, and simplifying the disbursement of JALAN Card benefits while integrating the program with healthcare and transportation services.
The remaining priorities include expanding mobile healthcare services in remote areas; developing modern community markets in more regencies and cities; providing adequate housing suited to local conditions in Papua; accelerating improvements in transport connectivity and digitalization, including subsidies for a Jayapura–Biak fast ferry service with a 10-hour journey time and the continuation of the Papua Terang program through 2030; and strengthening key export-oriented commodities while pursuing rice self-sufficiency by 2028.
Toward the end of his address, Fakhiri announced plans to give the provincial capital a new look by developing a green public space in front of the Governor’s Office.
“Before concluding this address, I would like to reaffirm our commitment to giving Papua’s provincial capital a new look in 2027 by beginning construction of Port Numbay Park in front of the Papua Governor’s Office,” Fakhiri said.
The governor explained that the park would provide an open and inclusive public space for all members of Jayapura’s community.
“This park reflects our commitment to creating an inclusive, clean public space that the people of Jayapura can take pride in. It will provide a welcoming place for people to gather, interact, celebrate local arts and culture, participate in sports, and engage in productive economic activities. This green space will also give Papua’s provincial capital a fresh, vibrant look,” Fakhiri concluded. ***
Tentang Penulis
PakChris