Beranda Berita Pemerintahan Papua Pertandingkan 39 Cabor di PON 2020
Lainnya 10 menit baca

Papua Pertandingkan 39 Cabor di PON 2020

Tim Redaksi Pemprov Papua

01 Mar 17 · 758 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Provinsi Papua bakal mempertandingkan 39 cabang olahraga (Cabor) dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Anggota KONI pada 20 Februari 2017 mendatang.

Provinsi Papua bakal mempertandingkan 39 cabang olahraga (Cabor) dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Anggota KONI pada 20 Februari 2017 mendatang.

“Sudah diputuskan Papua akan pertandingkan 39 cabor. Ini diluar cabang eksibisi yang sudah digelar di pada PON Jabar lalu,” terang kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, Senin (27/2).

Menurut dia, hasil rapat KONI pekan lalu juga memutuskan pada 2018 mendatang, Papua akan fokus pada nomor cabang olahraga yang dipertandingkan, kuota atllet, official serta semua komponen rerkait. Sementara di 2019 mendatang, akan memutuskan pra kualifikasi PON.

“Sehingga di 2018 mendatang kita sudah tidak bicara-bicara soal pembangunan venus lagi. Sebab pembangunan itu dikokuskan pada 2017 dalam APBD Perubahan,” terang dia.

Yusuf mengatakan, dari 39 cabor yang akan dipertandingkan itu, seluruhnya merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade, Asean Games dan Sea Games. “Yang tidak masuk sedang dirapatkan di KONI Pusat. Terutama merujuk pada jumlah peserta.”

“Hanya yang jelas kami sudah sampaikan ke seluruh Anggota KONI di Indonesia, bahwa daya tampung hotel kita sampai dengan 2020 berdasarkan data statistik hanya bisa sekitar 6.000 atlet.”

“Tapi kita sementara lakukan inventarisasi akomodasi berbasis non hotel, seperti rumah susun dan asrama yang akan ditingkatkan menjadi standarisasi hotel bintang tiga. Sehingga kita bisa perkirakan dapat menampung hingga 9.000, plus tuan rumah 1.000, maka total 10.000 atlet, tuan rumah dan official,” jelas dia.

Dia menambahkan, sampai saat ini Provinsi Papua masih menunggu informasi dari KONI Pusat mengenai jumlah perangkat dan pengawas pertandingan serta tenaga volentir untuk dimasukan dalam perhitungan akomodasi dari 2017 – 2020.

“Tapi kita terus berkoordinasi dengan KONI Pusat. Harapannya dalam waktu dekat bisa segera diterima hasilnya, sehingga dapat diambil langkah-langkah untuk penanganan,” tuturnya.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian