Gubernur Minta Masyarakat Yakin Papua Tetap Gelar PON
Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tetap akan dilaksanakan di Bumi Cenderawasih pada 2020 mendatang.
Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan pelaksanaan Pekan
Olahraga Nasional (PON) XX tetap akan dilaksanakan di Bumi Cenderawasih pada
2020 mendatang.
Hal ini disampaikan Gubernur Lukas pada empat tahun masa
pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Lukmen (Lukas Enembe – Klemen
Tinal), Senin (10/4) di Pelabuhan Laut Jayapura.
“Saya katakan masyarakat jangan ragu bahwa PON tetap dilaksanakan
di Papua. Oleh karena itu, pemerintah provinsi juga telah menandatangani nota
kesepahaman dengan PT Semen Tonasa untuk menunjang pembangunan venue PON,” kata
dia.
Lukas mengatakan pembangunan venue PON di Papua, membutuhkan
jumlah bahan baku semen dan tenaga kerja yang tidak sedikit. Sebab stadion
dengan kapasitas 24 ribu orang ini harus dikebut dan diselesaikan paling lambat
di 2019 mendatang.
“Sekarang saja sudah datang ke Jayapura ada 300 pekerja. Tapi
tak sampai disitu karena masih akan ada lagi yang datang secara bertahap. Sama
halnya untuk bahan bangunan yang telah masuk di Pelabuhan Jayapura.
Diperkirakan 230 ton lebih semen sudah tiba untuk mendukung pembangunan Stadion
Utama PON di Kampung Harapan,” jelas dia.
Sebelumnya Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Yusuf Yambe
Yabdi mengatakan instansinya menyiapkan Rp660 miliar untuk mendanai pembangunan
Stadion Utama PON 2020 di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura.
“Tahap pertama kemarin kita sudah salurkan Rp180 miliar
sampai kepada pembebasan lahannya. Sementara tahap kedua tahun sudah diketok
dalam APBD 2017 senilai Rp660 miliar yang akan kami gunakan untuk pembangunan
Stadion Utama PON,” jelas dia.
Ditambahkan Yusuf, Disorda pada tahun ini tak hanya akan
fokus pada pembangunan stadion utama. Tetapi juga melakukan rehab di sejumlah
tempat yang dipandang cocok dan layak untuk menyelenggarakan cabang olahraga
dalam PON 2020.
“Sebab kita masih berupaya supaya yang rehab ini
diswastakan. Karena tak semua venue menggunakan anggaran dari pemerintah,”
harap Yusuf.
Yusuf meminta semua pihak di Papua untuk memberikan dukungan
moril dan doa agar pelaksanaan pembangunan seluruh venue dapat rampung
secepatnya.
Ia juga berharap masyarakat agar tak pesimis dengan waktu
sisa tiga tahun untuk menyediakan infrastruktur PON di provinsi ini.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.