Hari Ini Pemprov Gelar Acara Adat Pembangunan Stadion Utama PON
Pemerintah Provinsi Papua pada hari ini (Selasa,red), bakal menggelar acara adat tanda dimulainya pembangunan Stadion Utama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura.
Pemerintah Provinsi Papua pada hari ini
(Selasa,red), bakal menggelar acara adat tanda dimulainya pembangunan Stadion
Utama Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, di Kampung Harapan Kabupaten
Jayapura.
Gubernur Papua Lukas Enembe dijadwalkan
menghadiri kegiatan adat tersebut, didampingi seluruh Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi.
“Selasa mendatang Pemprov akan memulai
pembangunan melalui acara adat. Ini sebagai tanda permisi kepada empat ondoafi
yang ada disana. Kita harap acara bisa terlaksana dengan baik sehingga
pembangunanya bisa selesai tepat waktu,” terang Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda
Papua, Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, pekan lalu.
Menurut Yusuf, usai pelaksanaan acara adat,
pihaknya akan segera melakukan pemagaran seluruh areal maupun lokasi
pembangunan Stadion Utama di Kampung Harapan. Dengan begitu, diharapkan
pekerjaan pembangunan stadion oleh pihak ketiga, dapat berjalan maksimal.
Pihaknya juga meminta dukungan semua pihak
terkait agar memberikan dukungan pengamanan terkait dengan pembangunan stadion
tersebut.
“Apalagi pekerjaan ini merupakan konstruksi
berat mereka sehingga sangat harapkan dukungan kita terutama dari sisi pengamanan.
Makanya ada kemarin kita sudah MoU dengan kejaksaan dalam konteks dinas. Kita
juga harap bapak Gubernur bisa melanjutkan MoU dengan Kejaksaan dan Polda,”
kata dia.
Sementara menyinggung soal ganti rugi hak
ulayat, Yusuf mengatakan sudah hampir rampung karena hampir sebagian besar ondoafi
telah menerima biaya ganti rugi.
“Hanya sekali lagi yang perlu dilakukan adalah
minta ijin melalui acara adat untuk pelaksanaan pembangunanya,” terang dia.
Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe
memastikan pelaksanaan PON 2020 tetap akan dilaksanakan di Bumi Cenderawasih.
“Saya
katakan masyarakat jangan ragu bahwa PON tetap dilaksanakan di Papua. Oleh
karena itu, pemerintah provinsi juga telah menandatangani nota kesepahaman
dengan PT Semen Tonasa untuk menunjang pembangunan venue PON,” kata dia.
Lukas menambahkan pembangunan Stadion Utama
PON di Kampung Harapan, membutuhkan jumlah bahan baku dan tenaga kerja yang
tidak sedikit. Sebab stadion dengan kapasitas 24 ribu orang ini harus dikebut
dan diselesaikan paling lambat di 2019 mendatang.
“Sekarang saja sudah datang ke Jayapura ada 300
pekerja. Tapi tak sampai disitu karena masih akan ada lagi yang datang secara
bertahap. Sama halnya untuk bahan bangunan yang telah masuk di Pelabuhan
Jayapura. Diperkirakan 230 ton lebih semen sudah tiba untuk mendukung
pembangunan Stadion Utama PON di Kampung Harapan. Sehingga sekali lagi saya
tegaskan PON tetap jalan di Papua,” jelas dia.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.