Beranda Berita Pemerintahan Papua Butuh 19 Ribu Tempat Tidur Saat Perhelatan PON XX
Lainnya 4 menit baca

Papua Butuh 19 Ribu Tempat Tidur Saat Perhelatan PON XX

Tim Redaksi Pemprov Papua

02 Aug 17 · 814 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Dinas Olahraga dan Pemuda Papua merilis kebutuhan tempat tidur saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 yang mencapai 19.016. Jumlah tersebut diharapkan mampu terpenuhi sebelum even empat tahunan itu dilangsungkan.

Dinas Olahraga dan Pemuda Papua merilis kebutuhan tempat tidur saat perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 yang mencapai 19.016. Jumlah tersebut diharapkan mampu terpenuhi sebelum even empat tahunan itu dilangsungkan.

“Menyediakan jumlah tempat tidur yang cukup menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Sehingga kita terus berupaya melakukan kesiapan guna menunjang suksesnya ajang olahraga tersebut,” terang Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, kemarin.

Sementara dalam pelaksanaan 38 cabang olahraga untuk PON 2020, Dinas Olahraga dan Pemuda Papua memprediksi bakal mendapat kedatangan sekitar 42.567 peserta.

“Meski begitu, sebanyak 42 ribu peserta ini tidak hanya terpusat di Jayapura. Tetapi akan disebar ke lima wilayah tempat penyelenggaraan PON. Yakni, Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke, Jayawijaya dan Biak Numfor”

“Sementara wilayah yang akan menampung peserta terbanyak, nanti di Kota dan Kabupaten Jayapura, yakni 36. 501 peserta,” ucap dia.

Pada kesempatan itu, Yusuf Yambe Yabdi berharap berharap seluruh panitia PON XX 2020 agar berkontribusi penuh mewujudkan pelaksanaan even empat tahunan tersebut di Bumi Cenderawasih.

“Contohnya ada kurang lebih 12 komponen strategis yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap suksesi penyelenggaraan PON, selain SDM, transportasi, akomodasi, konsumsi, keamanan”.

“Hal lainnya untuk kepanitiaan yang dikoordinatori Biro Perekonomian Daerah Setda Papua, contohnya mereka bisa melakukan konsolidasi dengan BUMN dan BUMD untuk memaksimalkan Community Social Responcibility (CSR)”.

“Dimana dari dana CSR itu, bisa dimanfaatkan membiayai  komponen-komponen tertentu. Misalnya pengadaan kostum PON senilai Rp 400 Miliar. Dengan demikian beban pemerintah provinsi bisa menjadi berkurang,” pungkasnya.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian