Beranda Berita Pemerintahan PON dan Peparnas Telan Biaya Hingga Rp 9 Triliun
Lainnya 6 menit baca

PON dan Peparnas Telan Biaya Hingga Rp 9 Triliun

Tim Redaksi Pemprov Papua

20 Aug 17 · 953 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua resmi merilis biaya pembangunan insfrastruktur serta penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) dengan total mencapai Rp 9 triliun.

Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua resmi merilis biaya pembangunan insfrastruktur serta penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) dengan total mencapai Rp 9 triliun.

Jumlah tersebut terbagi atas biaya penyelenggaraan PON XX Rp 4 triliun, insfrastruktur (venus-venus) hingga peralatan Rp 4 triliun serta penyelenggaraan Peparnas Rp 1 triliun.

“Rencana biaya dari masing-masig anggaran sudah masuk. Yang pasti untuk pembangunan infrastruktur (venus,red) kita prioritaskan dimana dari APBD 2018 kita anggarankan Rp 2,4 triliun. Nanti kita minta bantu dengan Inpres PON 2020 yang nanti diterbitkan Presiden, dan direalisasikan kementerian teknis sekitar Rp 1,6 triliun,” terang Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Sementara untuk mendorong percepatan Inpres PON XX 2020, lanjut dia, direncanakan pada hari ini (Senin,red), kementerian dan lembaga terkait dibawah koordinasi Kemenpora bakal melakukan harmonisasi untuk penyiapan seluruh narasi yang akan menjadi isi dari produk hukum tersebut.

“Sehingga kita tunggu saja proses dan hasilnya seperti apa. Sebab hasil harmonisasi ini nantinya akan dimasukan atau disampaikan kepada teman-teman di Sekertaris Kabinet untuk selanjutnya disampaikan ke Presiden,” kata dia.

Ditanya soal target, Yusuf berharap secepatnya sebab hal itu erat hubungannya dengan pelaksanaan simulasi cabang olahraga pada setiap pertandingan.

“Kalau bisa (secepatnya) mengingat waktu persiapan untuk pembangunan fisik dalam konteks APBN itu harus segara dimulai pada 2018. Sehingga, kita di daerah dengan dana APBD bisa segera menyiapkan instrumen ikutannya”.

“Contoh kalau dibangun venus untuk cabang olahraga renang, maka kita akan segera siapkan panitia pelaksana renang. Lalu ikutannya seperti peralatan pendukung dan sumber daya manusia di cabang olahraga itu,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Yusuf minta dukungan doa seluruh masyarakat Papua agar seluruh persiapan penyelenggaraan dan pembangunan infrastruktur venus PON, dapat terselenggara sebagaimana mestinya.

“Sebab PON kali ini merupakan sejarah yang akan meningkatkan derajat hidup maupun harkat orang Papua diatas tanah nusantara,”pungkasnya.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian