Pengelolaan Dana Pendidikan Diminta Transparan
Gubernur Papua Lukas Enembe menginstruksikan jajarannya di provinsi maupun kabupaten dan kota, untuk mengelola dana pendidikan secara transparan guna meminimalisir penyelewengan keuangan yang merugikan negara.
Gubernur Papua Lukas Enembe menginstruksikan
jajarannya di provinsi maupun kabupaten dan kota, untuk mengelola dana
pendidikan secara transparan guna meminimalisir penyelewengan keuangan yang
merugikan negara.
Penegasan itu disampaikan Gubernur Lukas di
Jayapura, akhir pekan kemarin, dalam satu kesempatan.
“Saya ingin mewujudkan serta menciptakan
pemerintahan yang bersih diatas tanah ini. Karena itu, saya minta pengelolaan
dana pendidikan wajib dilakukan secara transparan mulai saat ini,” terang dia.
Masih dikatakan Gubernur, selain menyerukan
pengelolaan anggaran pendidikan secara transparan, hal penting lain yang perlu
dilakukan adalah pembenahan tata kelola dibidang tersebut.
“Oleh karenanya, kami di Papua sangat intens
dengan KPK melalui berbagai kesempatan mendorong pengelolaan anggaran di
seluruh Papua melalui aplikasi elektronik yang semua prosesnya terkoneksi pada
lembaga pemberantasan korupsi itu”.
“Dengan begitu, kita harap seluruh
penyelenggara negara di Papua, lebih khusus bidang pendidikan karena mengelola
dana yang besar, agar semua serius berkomitmen menjaga uang rakyat ini supaya
ujung-ujungnya dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemajuan publik,” terangnya.
Tak hanya penyelenggara negara di dinas
pendidikan, Gubernur Papua juga mengimbau kalangan guru di Bumi Cenderawasih,
agar mulai membiasakan diri melakukan pencegahan korupsi, baik dari dalam kelas
maupun di luar.
Dengan demikian, guru dapat membantu
pemerintah untuk memberikan doktrin positif bagi siswa maupun generasi muda
kedepan, untuk lebih kritis dan jauh terhadap perbuatan tercela korupsi.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengimbau
seluruh lembaga pendidikan di Bumi Cenderawasih untuk mendorong terciptanya
atlet dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 mendatang.
Saat ini, pemerintah provinsi tengah sibuk
menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang PON 2020, sementara KONI
tengah berupaya menyiapkan para atlet yang akan berlaga dalam even empat
tahunan tersebut.
Dengan demikian, diharapkan Papua tak hanya
sukses menggelar PON saja, tetapi paling tidak masuk dalam 10 besar sebagai
peraih medali terbanyak.
“Maka itu, kita merasa perlu untuk mengimbau lembaga
pendidikan mulai dari tingkat SMP, SMU maupun Perguruan Tinggi agar menyiapkan
para bibit atlet yang bisa turun dalam PON 2020,” tutupnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.