Beranda Berita Pemerintahan Pengurus KONI Yang Baru Harus Pekerja Penuh Waktu
Lainnya 6 menit baca

Pengurus KONI Yang Baru Harus Pekerja Penuh Waktu

Tim Redaksi Pemprov Papua

22 Nov 17 · 971 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe berpesan agar para pihak yang nantinya duduk dalam kepengurusan Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua 2017 – 2021, adalah pekerja penuh waktu (full time) dan tak memiliki jam kerja di tempat lain.

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe berpesan agar para pihak yang nantinya duduk dalam kepengurusan Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua 2017 – 2021, adalah pekerja penuh waktu (full time) dan tak memiliki jam kerja di tempat lain.

“Pengurus KONI Kedepan harus betul-betul fokus bekerja di KONI. Jangan jadi pekerjaan sampingan. Karena kita punya pekerjaan besar,” tegas Lukas Enembe disela-sela Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua 2017, Rabu (22/11) di Jayapura.

Lukas mengaku, semasa menjadi Ketua Umum KONI Papua, dirinya tak pernah ikut rapat sebab belum pernah mendapat pemberitahuan. Oleh karena itu, dia berharap pengurus yang dittunjuk nanti, harus bisa bekerja sungguh-sungguh di KONI.

“Wajib menempatkan orang yang profesional dan punya kemampuan. Jangan menempatkan semua orang yang nantinya tidak akan mendapatkan hasil. Apalagi hanya sekedar untuk ambil honor, yang seperi itu tidak perlu dimasukan,” tegasnya.

Tak hanya kepada pengurus KONI, Lukas juga berharap agar pengurus cabang olahraga dapat benar-benar bekerja maksimal menyiapkan atlet dan tak memusingkan hal lain.

Sementara itu, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua, Klemen Tinal mengingatkan pengurus KONI yang nantinya dipilih agar pada PON XX, wajib sukses administrasi. Dengan demikian, seluruh anggaran wajib dipertanggungjawabkan secara hukum.

Dia pun mengimbau, pengurus KONI yang baru untuk mulai menggairahkan gelora PON XX di Papua. Sebab hingga saat ini belum belum terlihat semangat dan gairah dari masyarakat untuk menyemarakan situasi jelang PON XX.

Ia pun mengimbau berharap agar venue PON nantinya tak hanya dibangun di Kota Jayapura saja, tetapi di seluruh daerah di provinsi ini.

Dia berharap pemerintah pusat dapat membangun di lima cluster, yang sudah survey oleh KONI pusat, yaitu di Kabupaten Biak, Wamena, Merauke, Mimika, dan Jayapura.

“Sebab jika seluruh venue dibangun di Kota Jayapura, tidak bisa menampung seluruh peserta yang mencapai hingga puluhan ribu orang. Sehingga harus didorong di semua cluster,” tuntasnya.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian