Gubernur Nilai Papua Alami Krisis Atlet dan Pelatih
Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua 2017, secara resmi dibuka oleh Gubernur Lukas Enembe, Rabu (22/11) di Jayapura.
Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Musyawarah
Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua
2017, secara resmi dibuka oleh Gubernur Lukas Enembe, Rabu (22/11) di Jayapura.
Dalam sambutannya Gubernur mengkritisi hasil
Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, yang berada pada rangking tujuh,
namun dengan capaian jumlah medali emas minim.
Dirinya pun menyebut provinsi tertimur di
Indonesia ini, mengalami krisis atlet dan pelatih, jika berkaca pada hasil itu.
“Hasil PON XIX di Jawa Barat, Provinsi Papua
memperoleh 19 medali emas dan berada pada rangking tujuh dari 34 provinsi di
Indonesia. Tapi jumlah atlet yang memperoleh medali jauh dari harapan kita
semua”.
“Ini artinya Papua alami krisis atlet berbakat
dan pelatih yang handal selama pelaksanaan tiga PON terakhir. Sebab baik dari
atlet maupun pelatih, kita banyak yang tertinggal,” tegasnya.
Lukas berharap semua pihak tak bangga dengan
capaian Papua pada PON XIX Jawa Barat. Sebab prestasi yang diraih tak sebanding
dengan anggaran yang diinvestasikan untuk mengikuti iven empat tahunan itu.
“Memang kita masuk 10 besar. Tapi saya katakan
lagi hasilnya jauh dari apa yang diharapkan. Karena tidak diikuti prestasi,
padahal biaya yang kita berikan sangat besar”.
“Oleh karena itu, untuk hadapi PON XX di
Papua, saya minta semua pihak bekerja keras. Supaya bisa mendapatkan hasil yang
lebih baik di tahun 2020 mendatang,” terangnya.
Sementara pada pelaksanaan PON XX, kepala
daerah berharap pihak KONI tak hanya sekedar berpikir untuk bagaimana menjadi
juara. Tapi bagaimana sebanyak-banyaknya menyiapkan atlet untuk mencetak rekor
baru pada setiap iven nasional, asia maupun olimpiade.
“Makanya saya minta semua pihak agar bekerja
keras. Sebab pada PON XX nanti kita ingin mempersembahkan kepada Indonesia
bahwa kita lah yang terhebat”.
“Yang pasti, PON XX harus bisa atlet kita pecahkan
rekor nasional, asia dan olimpade. Karena itu, KONI kita perlu kerja keras
untuk supaya kita bisa memperbaiki prestasi dari seluruh atlet yang ada diatas
tanah ini,” tandasnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.