Tim Penyusunan Master Plan PON XX Kaji Hotel Apung
Ketua Tim Penyusunan Master Plan PON XX 2020, Iwan Barata menyebut ada kemungkinan untuk mengkaji disediakannya hotel apung, guna memenuhi kebutuhan akomodasi penginapan bagi atlet maupun official, saat perhelatan iven empat tahunan itu di bumi cenderawasih.
Ketua Tim Penyusunan Master Plan PON XX 2020,
Iwan Barata menyebut ada kemungkinan untuk mengkaji disediakannya hotel apung,
guna memenuhi kebutuhan akomodasi penginapan bagi atlet maupun official, saat
perhelatan iven empat tahunan itu di bumi cenderawasih.
Hal ini disampaikan Iwan saat melaporkan
kesiapan Papua menjadi tuan rumah PON XX 2020, di di Fave Hotel Jayapura,
kemarin.
Dia akui, sangat sulit untuk melakukan
pembangunan gedung yang akan menjadi tempat tinggal atlet maupun official saat
PON XX 2020. Sebab selain sulit mencari lokasi, keterbatasan anggaran menjadi
kendala lain yang patut dipertimbangkan.
Kendati begitu, jika memiliki anggaran yang
cukup, dia mengusulkan agar dibangun sebuah rumah susun (rusun) atau wisma,
yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat.
“Apakah diberikan cuma-cuma atau ada prosedur
lain, yang pasti selepas PON XX dapat dipergunakan seluas-luasnya oleh
pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya,” kata dia.
Selain rumah susun, Ia mengusulkan Provinsi
Papua meniru pembangunan perumahan/penginapan seperti yang dilaksanakan saat PON
2004, 2008 dan 2012. Dimana banyak diantaranya melibatkan rumah penduduk.
Sehingga nantinya, perumahan itu pada akhirnya
bakal dihibakan untuk memenuih kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan itu, dia menyoroti kebutuhan transportasi saat
perhelatan PON yang dinilainya masih sangat kurang.
Dimana dar hasil survei, pada lima klaster
yang ada, Provinsi Papua masih sangat kekurangan kendaraan VIP dan VVIP. Sebab
kendaraan VIP dan VVIP dibutuhkan spesifikasi khusus, seperti mobil Camry atau
Alphard.
“Namun ini masih dikaji dan dilihat. Sebab
memang untuk transportasi, di seluruh Papua kondisinya hampir sama”.
“Hanya memang untuk Kota Jayapura yang mungkin sudah
sedikit terpenuhi kebutuhannya. Meski masih ada yang kurang-kurang. Namun ini nanti
dikaji terus sebab jumlah atlet dan official yang akan datang ke Jayapura juga
banyak. Sehingga kita harap nanti saat perhelatan PON berlangsung, tak ada
atlet dari luar daerah yang kekurangan kendaraan atau semacamnya,” tuntas dia.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.