KONI Diminta Rincikan Penggunaan Anggaran TC PON
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi mengaku telah menerima surat dari gubernur, untuk menangani usulan anggaran KONI diwilayahnya, terkait traning center (TC) atlet PON XX tahun 2020.
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda)
Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi mengaku telah menerima surat dari gubernur,
untuk menangani usulan anggaran KONI diwilayahnya, terkait traning center (TC)
atlet PON XX tahun 2020.
Selain meminta KONI Papua untuk segera menggelar rapat kerja
guna membicarakan usulan anggaran tersebut, pihaknya menyarankan lembaga
tersebut lebih merincikan pos anggaran yang diperlukan itu, serta dibahas
besama-sama dalam rapat kerja.
“Sebab anggaran yang diajukan KONI kepada pemerintah
provinsi untuk pembinaan prestasi sebesar Rp255 miliar. Dari angka itu pun, ada
pengembangan kebijakan manajemen olahraga sebesar Rp30 miliar lebih, dengan
total Rp285 miliar,” terang Yusuf di Jayapura, kemarin.
Kendati usulan anggaran sangat besar, dia mengaku hal
tersebut tak dipermasalahan oleh Penjabat Gubernur Papua Soedarmo. Menurut
Gubernur, usulan itu sah-sah saja, namun belum dapat dipenuhi karena masih akan
dibahas dalam APBD Perubahan 2018.
“Yang pasti sekarang ini belum bisa dikabulkan usulan itu
karena waktu pembahasan APBD 2018 pada 2017 lalu, ada pertimbangan lain untuk
memprioritaskan anggaran pada pelaksanaan Pilkada. Apalagi kebutuhan PON bukan
hanya soal TC saja, tetapi juga pembangunan venue dan lainnya. Namun intinya
kita berharap pihak KONI bersabar,” ucap Soedarmo.
Sementara berkaitan dengan pelaksanaan TC PON, sambung dia, ada
persiapan umum, khusus, pra kompetisi dan kompetisi. Sehingga masing-masing
persiapan ada konsekuensi anggarannya.
“Makanya kita bicara per persiapan saja dulu jangan secara
global. Supaya apa, agar pemerintah dengan kemampuan yang ada bisa berpikir
bagaimana untuk membiayainya.”
“Untuk itu, saya harap Binpres KONI menyampaikan kepada KONI
dan dilanjutkan kepada pemerintah, karena ketika ada biaya, gubernur pasti akan
kembali bertanya kepada kami dan sampai sekarang kami belum bisa memberikan
jawaban karena KONI karena belum pernah gelar rapat untuk melihat pembiayaan,”
ujarnya.
“Sehingga saran kami, sebaiknya KONI bikin rapat kerja
karena pemerintah tidak mungkin membiayai sesuatu yang tidak terukur,” pungkasnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.