Dinas Perdagangan Data Pengrajin Noken
Dinas Perdagangan Provinsi Papua bakal mengumpulkan data pengrajin noken di Kabupaten dan kota Jayapura. Para pengrajin tersebut rencananya bakal digandeng oleh pemerintah daerah, untuk membuat kerajinan noken untuk souvenir atau oleh-oleh PON XX Tahun 2020.
Dinas Perdagangan Provinsi Papua bakal
mengumpulkan data pengrajin noken di Kabupaten dan kota Jayapura. Para
pengrajin tersebut rencananya bakal digandeng oleh pemerintah daerah, untuk
membuat kerajinan noken untuk souvenir atau oleh-oleh PON XX Tahun 2020.
“Kami sudah bersurat ke kabupen/kota agar mereka bisa
menginventarisir para pengrajin ini. Tujuannya supaya ada keberpihakan kepada
pengrajin dengan mengajak mereka untuk membat souvenir saat PON,” terang Kepala
Dinas Perdagangan Provinsi Papua Max Olua di Jayapura, kemarin.
Kendati demikian, keberpihakan yang dilakukan dinas
perdagangan tidak dalam bentuk memberikan suntikan dana segar (dana tunai).
Namun, memberi kemudahan terhadap akses peminjaman modal kepada pihak
perbankan.
“Sehingga nanti kita dorong para pengrajin Papua ini supaya
bisa membentuk satu koperasi. Tapi koperasi yang berbadan hukum untuk
selanjutnya bisa mengakomodir pembiayaan oleh pihak bank.”
“Kita juga akan undang perbankan tentunya, tetapi harus
dibentuk wadah koperasi dulu. Kalau sudah ada wadah hukum maka bisa mengajak
perbankan untuk memberikan suntikan dana kepada pengrajin,” kata dia.
Diakui Max, saat ini pengrajin noken di Papua, terlihat
masih kesulitan dalam memasarkan hasil dagangannya.
Karena itu, dinas perdagangan sedang merancang sebuah konsep
agar kerajinan noken bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Khususnya
masyarakat asli Papua, sebab noken sudah menjadi peninggalan leluhur bahkan warisan
dunia yang ditetapkan badan PBB UNESCO.
“Makanya nanti tahun depan, dalam PON XX pula bakal dibangun
show room yang akan menampung semua pengrajin asli Papua. Diharapkan juga
showroom ini dapat menjadi sentral produksi.”
“Sehingga nantinya pemerintah menjadi penadah, atau dalam
hal pemasaran menjadi tanggung jawab pemerintah. Pengrajin sifatnya hanya akan
memproduksi. Ini yang sedang kami upayakan,” terangnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.