Beranda Berita Pemerintahan Akses Ramah Disabilitas Jadi Perhatian Pemprov Papua Pada Ajang Peparpenas XVI 2020 di Papua
Lainnya 2 menit baca

Akses Ramah Disabilitas Jadi Perhatian Pemprov Papua Pada Ajang Peparpenas XVI 2020 di Papua

Tim Redaksi Pemprov Papua

23 Jul 19 · 1034 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Akses Ramah Disabilitas menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Papua dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI/2020 di Bumi Cenderawasih tanah Papua.

Akses Ramah Disabilitas menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Papua dalam menyukseskan penyelenggaraan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI/2020 di Bumi Cenderawasih tanah Papua.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua National Paralympic Commite (NPC) Papua H. Jaya Kusuma dalam kunjungan kerja yang bersama Sekretaris Disorda Papua, Perwakilan Bappeda Papua, dan Penanggung jawab 13 cabang olahraga ke NPC Indonesia Pusat di Solo Jawa Tengah pekan lalu.

“Ketemu disana terkait penetapan 13 cabor yang dipertandingkan di Peparnas, kemudian bertemu teknikal delegate pusat yang menaungi 13 cabor ini yakni Atletik, Renang, Boccia, Tenis Meja, Catur, Bulu Tangkis, Angkat Berat, Blind Judo TN, Tenis Lapangan Kursi Roda, Panahan, Menembak, Sepakbola CP, dan Volly Duduk,” kata H. Jaya Kusuma  di Jayapura Selasa, (23/07/2019).

Dikatakan, juga pertemuan tersebut membahas peralatan pertandingan yang akan dipinjamkan pasca berakhirnya Asian Para Games 2018 lalu, termasuk SDM pertandingan, dimana TD maupun koordinator 13 cabor bersinergi menyusun perencanaan seluruh penyelenggaraan Peparnas 2020. Apalagi event ini satu paket dengan PON berdasarkan undang-undang, bahkan bonus sekalipun.

“NPC Pusat melalui ketua umum akan membantu sepenuhnya peralatan dipinjamkan kepada Papua tuan rumah Peparnas 2020, ini langkah yang baik dalam kunjungan kita, tinggal tanggung jawab pemda untuk pembiayaan untuk kirimkan alat kesini. Selain akses ramah disabilitas, terpenting juga akomodasi bagi atlet karena berbeda dengan normal,” katanya.

Setelah kunjungan yang dilakukan ke Solo Jawa Tengah. Kata Kusuma, NPC Pusat maupun TD dari 13 cabor, termasuk Panwasrah bakal melakukan kunjungan ke Papua untuk melihat secara langsung venues yang akan menjadi tempat pertandingan.

“Peninjauan venues dilakukan, apalagi terkait akses ramah disabilitas yang tentu akan disampaikan langsung kepada pemda Papua untuk dibenahi ke depan agar sukses penyelenggaraan maupun prestasi,” ujarnya.

Diharapkan kunjungan yang dilakukan itu juga membahas pembentukan Peparnas. Dimana kepanitiaan Peparnas sepaket dibawah PB PON ataupun membentuk SUB Peparnas 2020 Papua.

“Karena penanggung jawab pemerintah daerah, kalau NPC Pusat tugasnya untuk membina atlet-atlet meraih prestasi bagi kontingen Papua di Peparnas, karena kami menargetkan tiga besar se-Indonesia,” tutupnya.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian