Lainnya
2 menit baca
889 Atlet Terjaring Sementara Di Data Puslatprov KONI Papua
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua melalui Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) terus mengecek persiapan dari para cabor yang akan siap untuk mengikuti Treaning Center (TC) terpusat menuju PON ke-XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua melalui Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) terus mengecek persiapan dari para cabor yang akan siap untuk mengikuti Treaning Center (TC) terpusat menuju PON ke-XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.
Sekartaris Umum Puslatprov Papua Daud Ngabalin mengatakan, kami berharap dari data atlet yang terjaring masuk ke kita sekitar 889 atlet, dari 889 atlet itu nanti di lihat lagi.
"Jadi tidak semua sekaligus langsung masuk pemusatan latihan. Nanti di lihat ada beberapa cabang olahraga yang harus didahulukan untuk kita pemusatan latihan yang berpusat nantu di lapangan Mandala Jayapura," ujar Daud Ngabalin usai rapat bersama dan juga pemeparan beberapa cabor di ruang rapat sekertariat Puslatprov KONI Papua, Senin malam (12/08/2019).
Ditanya terkait dari 889 atlet ini sudah fix atau ada penambahan Daud Ngabalin mengaku pasti ada promosi degradasi itu pasti akan di jalani selama TC terpusat.
Menurutnya karena pastinya kalau ada yang tidak memenuhi syarat dalam waktu yang sisah 435 hari, harus ada yang degradasi ada yang promosi lagi.
Dijelaskan Daud Ngabalin lebih jauh 889 atlet ini belum seluruhnya dan belum karena ada atlet dari 6 cabang olahraga yang belum melakukan presentase.
"Karena memang masalah periodisasi kepengurusan yang belum selesai ada enam canor dan delapan disiplin kita berharap minggu ini atau minggu depan sudah harus secepatnya," ungkapnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.