Beranda Berita Pemerintahan Aloysius Giay Ancam Pecat Dokter “Plat Merah” Yang Tak Kerja Maksimal
Kesehatan 108 menit baca

Aloysius Giay Ancam Pecat Dokter “Plat Merah” Yang Tak Kerja Maksimal

Tim Redaksi Pemprov Papua

24 Jan 20 · 4962 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Usai diresmikan sebagai Direktur Utama (Dirut) RSUD Jayapura, Aloysius Giay yang tengah berjuang keras memperbaiki citra dan pelayanan rumah sakit “plat merah” tersebut, memberikan pernyataan bakal memecat dokter ASN yang tak bekerja maksimal.

Usai diresmikan sebagai Direktur Utama (Dirut) RSUD Jayapura, Aloysius Giay yang tengah berjuang keras memperbaiki citra dan pelayanan rumah sakit “plat merah” tersebut, memberikan pernyataan bakal memecat dokter ASN yang tak bekerja maksimal.

Dimana dari penelusurannya, ada sejumlah oknum dokter yang kerap berdinas tak sesuai jam kerja di RSUD Jayapura. Bahkan tak sedikit diantaranya, lebih banyak menangani pasien di rumah sakit lain.   

“Kalau anda (dokter) ASN kita pecat. Sebab saya sudah non aktifkan empat orang (dokter) untuk sementara,” tegas Aloysius Giay di Jayapura, Kamis (23/1/2020).

Setelah menjabat sebagai Direktur RSUD Jayapura yang defenitif, Aloysius Giyai mengaku bakal menertibkan tenaga dokter spesialis. 

Ia tak ingin para dokter spesialis lebih banyak di rumah sakit swasta.  Padahal terdaftar sebagai dokter spesialis ASN atau sedang berdinas RSUD Jayapura. 

Tak sampai disitu, pihaknya pun telah memberhentikan 45 orang satpan rumah sakit yang dianggap kinerjanya tak bagus.

Dengan demikian, mereka nantinya akan digantikan dengan pihak-pihak yang sementara mengikuti seleksi di Polda Papua.

“Intinya kita ingin sistem pelayanan di RSUD Jayapura semakin baik. Sehingga masyarakat yang berobat bisa benar-benar terlayani secara maksimal,” ucap ia.

Pada kesempatan itu, Aloysius menyatakan bakal kembali melakukan seleksi terhadap 327 orang tenaga honorer yang selama ini telah bekerja di rumah sakit plat merah daerah tersebut.

Dengan demikian, bagi mereka yang tidak produktif dan kinerjanya diragukan ata tak sesuai kompetensi, bakal dieliminasi.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Pemprov Papua

-

Pencarian