Papua Solid: 500–600 Orang Bersatu & Kompak Bersihkan Stadion Lukas Enembe Papua Solid: 500–600 People Unite & Work Together to Clean Lukas Enembe Stadium
Kegiatan gotong royong pembersihan Stadion Lukas Enembe (LE) dampak kericuhan beberapa waktu lalu, yang melibatkan sekitar 500–600 orang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua. Aksi ini melibatkan ASN Pemerintah Provinsi Papua, komunitas, gereja, serta masyarakat umum yang bersama-sama turun tangan membersihkan area stadion. (10/5) A community clean-up activity at Lukas Enembe Stadium following the recent unrest brought together around 500–600 people in a strong spirit of unity and concern for one of Papua's proudest public assets. The initiative involved civil servants from the Papua Provincial Government, community groups, churches, and members of the public who worked side by side to clean the stadium area. (10/5)
JAYAPURA - Kegiatan gotong royong pembersihan Stadion Lukas Enembe (LE) dampak kericuhan beberapa waktu lalu, yang melibatkan sekitar 500–600 orang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua. Aksi ini melibatkan ASN Pemerintah Provinsi Papua, komunitas, gereja, serta masyarakat umum yang bersama-sama turun tangan membersihkan area stadion. (10/5)
Dari pantauan Tim Kominfo Papua di lapangan, bagian depan halaman Stadion Lukas Enembe kini terlihat jauh lebih bersih dari sampah yang sebelumnya berserakan. Pembersihan dilakukan di sejumlah titik untuk mengembalikan kenyamanan dan kebersihan kawasan stadion.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Yaconias Maintindom, menyampaikan bahwa area balkon stadion belum dapat dirampungkan seluruhnya mengingat luasnya area pembersihan serta keterbatasan waktu, tenaga, dan peralatan kerja. Karena itu, menurutnya, diperlukan pembersihan lanjutan agar seluruh area stadion dapat tertata lebih maksimal. “Yang terpenting hari ini adalah semangat kebersamaan dan kepedulian semua pihak untuk menjaga Stadion Lukas Enembe sebagai aset kebanggaan masyarakat Papua. Karena area stadion sangat luas, tentu pembersihan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Maintindom.
Selain dukungan dari ASN, komunitas, gereja, dan masyarakat, kegiatan ini juga mendapat dukungan spontan dari Bank Indonesia Perwakilan Papua melalui penyediaan konsumsi bagi para peserta kerja bakti, bersama dukungan elemen masyarakat lainnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat kebersamaan masyarakat Papua dalam menjaga aset kebanggaan daerah. Semangat “Papua Solid” diharapkan terus tumbuh sebagai optimisme bersama untuk mendukung perkembangan olahraga dan menjaga fasilitas publik di Provinsi Papua. ***
JAYAPURA – A community clean-up activity at Lukas Enembe Stadium following the recent unrest brought together around 500–600 people in a strong spirit of unity and concern for one of Papua's proudest public assets. The initiative involved civil servants from the Papua Provincial Government, community groups, churches, and members of the public who worked side by side to clean the stadium area. (10/5)
Based on observations from the Papua Communication and Informatics Office team on site, the front yard of Lukas Enembe Stadium now appears much cleaner, with much of the previously scattered trash successfully removed. Cleaning activities were carried out at several locations to restore cleanliness and comfort throughout the stadium complex.
On the same occasion, the Head of the Papua Provincial Forestry and Environmental Agency, Yaconias Maintindom, explained that the stadium's balcony area could not yet be fully cleaned due to the vast size of the area as well as limitations in time, manpower, and equipment. Therefore, further cleaning efforts will still be needed to fully restore the entire stadium area.
"What matters most today is the spirit of togetherness and the concern shown by all parties in protecting Lukas Enembe Stadium as a proud asset of the Papuan people. Because the stadium area is very large, the clean-up process will naturally be carried out gradually and continuously," said Maintindom.
In addition to support from civil servants, communities, churches, and residents, the activity also received spontaneous assistance from Bank Indonesia Representative Office of Papua, which provided meals and refreshments for the volunteers, along with support from other community elements.
This activity clearly shows the care, solidarity, and collective spirit of the Papuan people in safeguarding regional public assets. We expect the "Papua Solid" spirit to continue growing, reflecting shared optimism to support sports development and maintain public facilities across Papua. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-