Beranda Berita Pemerintahan Pemprov Papua Percepat Pembangunan 88 Kampung Nelayan Merah Putih
Kampung Nelayan Merah Putih 129 menit baca

Pemprov Papua Percepat Pembangunan 88 Kampung Nelayan Merah Putih

Tim Redaksi Pemprov Papua

04 Nov 26 · 144 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus mengawal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang tersebar di delapan kabupaten/kota.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penyediaan fasilitas produksi dan distribusi hasil tangkapan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal, mengatakan pihaknya secara berkala melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan di seluruh lokasi program.

Berdasarkan hasil pemantauan, hampir seluruh lokasi pembangunan telah mencapai progres di atas 25 persen. Bahkan, beberapa di antaranya sudah mendekati tahap penyelesaian.

“Kita terus mendampingi dan mengecek perkembangannya. Diharapkan bisa selesai pada akhir November atau pertengahan Desember, sehingga manfaatnya sudah mulai terlihat,” kata Iman, Senin (2/11).

Ia menjelaskan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur bagi masyarakat nelayan, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem pengelolaan perikanan secara terpadu, mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

Iman menyebutkan, dari kuota 200 Kampung Nelayan Merah Putih yang dialokasikan untuk wilayah Tanah Papua, usulan awal dari seluruh wilayah mencapai 208 lokasi. Khusus Provinsi Papua, terdapat 111 kampung nelayan yang diusulkan untuk masuk dalam program tersebut.

Setelah melalui tahapan verifikasi dan penyusunan desain, sebanyak 88 lokasi di Provinsi Papua ditetapkan masuk dalam tahap pembangunan.

“Dari 111 usulan, setelah diverifikasi dan dibuat desain, menjadi 88 kampung nelayan yang sekarang dibangun. Kita harapkan pelaksanaannya bisa terwujud sesuai prioritas,” jelasnya.

Selain pembangunan fasilitas di darat, DKP Papua juga mulai memetakan kebutuhan armada kapal untuk mendukung konektivitas antarkawasan nelayan. Kapal tersebut nantinya diharapkan dapat membantu mengangkut hasil produksi dari kampung nelayan menuju pusat distribusi maupun pasar.

Menurut Iman, dukungan transportasi laut menjadi salah satu kebutuhan penting, terutama bagi kampung nelayan yang berada di wilayah kepulauan dan daerah dengan keterbatasan akses jalan darat. ***

Tentang Penulis

PakChris

Pencarian