JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua mendorong pencari kerja mulai melirik peluang kerja di sektor swasta seiring belum dibukanya penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua dalam beberapa tahun terakhir.
Asisten I Setda Papua Yohanes Walilo mengatakan jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua saat ini masih melebihi kebutuhan organisasi.
“Jumlah ASN kita sekarang sekitar tujuh sampai delapan ribu orang dan masih ada kelebihan pegawai,” ujarnya di Jayapura, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemerintah belum membuka formasi penerimaan ASN baru.
Ia menjelaskan tingginya minat masyarakat pada Job Fair Papua 2026 menunjukkan banyak pencari kerja mulai beralih mencari peluang di perusahaan swasta.
“Karena penerimaan ASN belum dibuka, banyak yang sekarang mencari peluang kerja di sektor swasta,” katanya.
Pemprov Papua juga meminta perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD memberi kesempatan lebih besar kepada tenaga kerja lokal Papua.
Selain itu, pemerintah membuka peluang penyaluran ASN ke kabupaten, kota, maupun daerah otonomi baru yang masih membutuhkan pegawai.
“Kalau ada daerah yang membutuhkan pegawai, bisa mengajukan permintaan ke pemerintah provinsi,” ujarnya. ***