JAYAPURA - Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melantik 20 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang terdiri atas tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tiga Pejabat Administrator, dan 10 Pejabat Pengawas. Pelantikan berlangsung di Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Selasa (9/6).
Ia mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik. Promosi, mutasi maupun rotasi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi pemerintahan sebagai bagian dari pembinaan karir Aparatur Sipil Negara yang dilaksanakan berdasarkan kompetensi, integritas, kineria dan kebutuhan organisasi.
“Kepercayaan yang diberikan hari ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan komitmen pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar kedudukan administratif. melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat yang sebesar- besarnya bagi rakyat. Karena itu, setiap pejabat dituntut untuk bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, disiplin, novatif serta mampu memberikan hasil kerja yang nyata dan terukur.
“Khusus kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, saya berharap menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menerjemahkan visi pembangunan daerah ke dalam kebiiakan dan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,”
Ia juga meminta untuk jadilah pemimpin yang mampu serta menginspirasi, membangun kolaborasi menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang kita hadapi.
“Kepada Pejaba Administrator, saya meminta agar Saudara menjadi penghubung yang efektif antara kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Bangun budaya kerja yang produktif, perkuat koordinasi lintas sektor serta dorong percepatan pelayanan publik yang semakin berkualitas”
Sementara itu, kepada Pejabat Pengawas, saya berharap dapat menjalankan fungsi pengendalian dan pembinaan secara optimal, ehingga setiap proses pemerintahan berialan sesuai ketentuan, akuntabel, transparan dan berorientasi pada hasil.
“Saat ni Pemerintah Provinsi Papua terus bergerak mewujudkan visi pembangunan daerah yaitu "Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Seiahtera dan Harmoni (Papua Cerah)." Visi ini bukan sekadar slogan, tetapi arah bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh aparatur pemerintah”
Papua yang cerdas diwujudkan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan tata kelola pemerintahan yang modern. Papua yang sejahtera diwujudkan melalui pembangunan yang merata. peningkatan pelayanan publik serta penguatan ekonomi masyarakat.
Sedangkan Papua yang harmoni diwujudkan melalui persatuan, toleransi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk meniadi bagian dari transformasi tersebut. Tinggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja. Bangun semangat melayani, bukan dilayani. Hadirkan inovasi, percepat pelaksanaan program prioritas dan pastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Papua” ucapnya. ***