JAYAPURA - Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah di Tanah Papua.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Papua yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Menteri PUPR, para gubernur, bupati dan wali kota se-Tanah Papua, serta jajaran kementerian dan lembaga terkait di Kantor Gubernur Papua, Dok II Jayapura, Jumat (18/9).
Gubernur Fakhiri menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, sekaligus membangun komitmen bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menentukan arah pembangunan infrastruktur dan kewilayahan di Tanah Papua.
Menurut Fakhiri, kehadiran Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama jajaran pemerintah pusat menunjukkan perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan di Tanah Papua.
"Kehadiran Bapak Menko dan rombongan adalah kehormatan besar, sekaligus bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Tanah Papua," ujar Fakhiri.
Ia menjelaskan, pembangunan Papua memiliki tantangan yang kompleks, khususnya setelah terbentuknya sejumlah Daerah Otonomi Baru (DOB). Kondisi tersebut membutuhkan penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan seluruh pemerintah daerah agar pembangunan dapat dilaksanakan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri memaparkan tujuh isu strategis pembangunan Papua yang perlu menjadi perhatian bersama.
Isu tersebut meliputi ketimpangan antarwilayah dan kemiskinan, akses serta kualitas pelayanan dasar, perlindungan hak ulayat dan ruang hidup masyarakat adat, keterbatasan konektivitas, potensi bencana, perkembangan pusat-pusat pertumbuhan wilayah, serta pemerataan manfaat pembangunan ekonomi.
Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong percepatan pembangunan konektivitas sebagai salah satu prioritas dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah.
"Jika Papua bisa segera dibangun, jalur transportasi darat bisa segera tembus, ini akan membantu seluruh saudara-saudara kita yang ada di daerah pedalaman," tutupnya. ***