Dishub : Tak Ada Penutupan Bandara dan Pelabuhan di Papua Department of Transportation: No closure of the Airport and Port in Papua
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D. Ambrauw memastikan tak ada rencana penutupan bandara dan pelabuhan, meski penularan Covid-19 masih meningkat signifikan terjadi di bumi cenderawasih. Head of the Department of Transportation Papua, Recky D. Ambrauw ensures there is no close plan for airports and ports, although the transmission of Covid-19 still increases significantly in Papua.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D. Ambrauw memastikan tak ada rencana penutupan bandara dan pelabuhan, meski penularan Covid-19 masih meningkat signifikan terjadi di bumi cenderawasih.
Sehingga ia memastikan kabar atau berita penutupan bandara dan pelabuhan sebagaimana yang berkembang di masyarakat adalah hoax.
“Tidak ada rencana penutupan bandara maupun pelabuhan. Semuanya masih berdasarkan pada surat atau kebijakan terakhir yang dikeluarkan pemerintah daerah”.
“Yakni Surat Edaran Nomor 440/10242/SET dan 550/10243/SET. Dalam surat edaran ini menyatakan tak ada penutupan bandara dan pelabuhan. Sehingga jika ada kabar yang menyatakan Pemprov akan menutup bandara dan pelabuhan itu tidak benar,” tegas Recky di Jayapura, Rabu.
Dia menambahkan, terkait kebijakan penanganan Covid-19 kedepan, nantinya sebelum 31 Juli 2020 mendatang akan dilaksanakan evaluasi dan penetapan keputusan baru terkait dengan hal itu.
“Apa keputusannya nanti kita tunggu saja dalam pembahasan bersama dengan kepala daerah,” ucap ia.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Wakil Gubernur Klemen Tinal memastikan aktifitas penerbangan di wilayahnya masih didasarkan pada Surat Edaran Gubernur Nomor 440/10242/SET tertanggal 3 Juli 2020 tentang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan COVID-19 yang berlaku sejak 4-31 Juli 2020.
Dengan demikian, sampai saat ini belum ada aturan baru terkait dengan aktifitas penerbangan dan pelayaran di bumi cnderawasih.
“Artinya selama belum ada kesepakatan yang baru, maka kebijakan program yang lama tetap jalan," tutupnya.
Head of the Department of Transportation Papua, Recky D. Ambrauw ensures there is no close plan for airports and ports, although the transmission of Covid-19 still increases significantly in Papua.
So he ensured the news or the closure of the airport and port as it develops in the community is hoax.
"There is no plan for airport or port closure. They are still based on the letter or the last policy issued by the local government."
"Circular letter number 440/10242/SET and 550/10243/SET stated there was no closure of the airport and port. So if there is a word stating the provincial government will close the airport and the port is not true, "said Recky in Jayapura, Wednesday.
He added, regarding the policy of handling Covid-19, the evaluation and determination of new decisions related to it will be discussed before July 31 2020.
Unknown, the provincial government of Papua through the Deputy Governor, Klemen Tinal ensures that the flight activities in the region are still based on the governor's circular letter No. 440/10242/SET dated July 3, 2020 concerning the prevention, control and Countermeasures of COVID-19 which occurred since 4 until 31 July 2020.
"It means that as long as there is no new agreement, the old program policy will continue," he concluded.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-