SENTANI— Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Papua memperkuat dukungan konektivitas digital selama pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) XV - 2026 mengingat tingginya antusiasme masyarakat pada pembukaan hingga penutupan.
Kepala Diskominfo Papua, Jeri A. Yudianto mengatakan, konsentrasi massa dalam jumlah besar secara bersamaan turut memengaruhi kinerja layanan seluler. “Saat pembukaan dan penutupan kita bisa merasakan jaringan seluler agak melambat. Ini memang wajar karena konsentrasi massa yang tinggi dalam satu lokasi akan meningkatkan beban trafik dan memengaruhi kinerja layanan seluler. Karena itu, diperlukan dukungan konektivitas tambahan agar masyarakat tetap dapat menggunakan internet,” ujarnya.
Pada main event FDS XV - 2026, Diskominfo Papua bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia melalui layanan INDHIBIZ, dengan menggabungkan tiga modem berkapasitas up to 300 MBps, menggunakan teknologi load balancing untuk mengoptimalkan kapasitas koneksi. Internet tersebut kemudian didistribusikan melalui free hotspot bagi pengunjung dan pelaku usaha, sekaligus mendukung kebutuhan komunikasi dan transaksi non-tunai selama festival. “Kami ingin konektivitas ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha, terutama untuk akses internet dan transaksi digital yang semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi,” katanya.
Selain untuk pengunjung dan pelaku usaha, konektivitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung produksi live streaming selama FDS berlangsung, sehingga rangkaian kegiatan dapat disaksikan masyarakat yang tidak hadir langsung di lokasi. “Kami ingin kemeriahan Festival Danau Sentani dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui ruang digital. Teknologi dan konektivitas kita manfaatkan untuk mendukung kegiatan sekaligus memperkenalkan budaya dan pariwisata Papua kepada publik yang lebih luas,” tegasnya. ***