Sukseskan Pilgub KPU Papua Rekrut 100 Ribu Penyelenggara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua dipastikan merekrut sekitar 100 ribu tenaga penyelenggara tingkat distrik dan kampung, untuk mensukseskan tahapan maupun pelaksanaan Pilkada Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Papua Adam Arisoi dalam keterangannya kepada pers, kemarin, di Jayapura.

Untuk langkah awal, kata Arisoi, KPU dalam waktu dekat bakal melantik Panitia Pendamping Distrik (PPD), di 574 distrik se-Papua, dengan total sekitar 2870 orang. Menyusul Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 5620 kampung, yang mencapai 16.860 orang.

“Mereka selanjutnya akan merekrut anggota Komisi Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dibantu hansip (2 orang per Tempat Pemungutan Suara = TPS) pada 9.169 TPS. Sehingga jika tujuh anggota KPPS ditambah dua hansip, kemudian dikali sembilan, mencapai sekitar 80 ribuan”.

“Jadi, bayangkan penyelenggara kita saja hampir 100 ribu orang. Tentunya kita harap pencairan anggaran dari pemerintah provinsi jangan sampai telat. Sebab yang kita jaga jangan sampai tenaga penyelenggara ini honornya menunggak,” ucapnya.

Menurut Adam, untuk tingkat PPD akan dibayar Rp 1.250.000 untuk ketua dan Rp 1.000.000 bagi anggota. PPS senilai Rp 700.000 bagi ketua dan Rp6 50.000 untuk anggota. Sementara KPPS, ketua menerima Rp 550.000 dan anggota Rp 500.000.

Sementara untuk PPD dan PPS akan bekerja selama sembilan bulan. Lain halnya untuk KPPS, hanya berdurasi dua bulan untuk waktu pekerjaannya.

“Intinya untuk pembayaran honor ini sudah ada standar Permendagri-nya. Makanya, bayangkan saja honor yang akan dibayarkan kepada penyelenggara ini. Sudah pasti angkanya mencapai milayaran rupiah. Ini hanya baru pada persoalan honornya, belum pada mobilisasi perangkat dan lainnya,” terang dia.

Sebelumnya Komisioner KPU Papau Izak Hikoyabi mengatakan bila tak ada halangan KPU Papua mengagendakan pembentukan PPD dan PPS, pada hari ini (Kamis,red).

“Yang pasti saat ini kita harus segera masuk ke tahapan Pilgub yang pertama di depan mata, yakni membentuk perangkat pemungutan suara. Dimana sesuai jadwal dibentuk 12 Oktober besok (hari ini,red),” kata dia.

Selain pembentukan PPD dan PPS, lanjut dia, KPU Papua saat ini tengah berada pada tahapan pencalonan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari jalur perseorangan. Dimana pentahapannya sementara berjalan dalam bulan ini.