Gubernur Puji Kesadaran dan Kedewasaan Beragama Masyarakat Papua

Penjabat Gubernur Papua Soedarmo memuji kesadaran dan kedewasaan beragama masyarakat di bumi cenderawasih, yang dinilainya sudah sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan sangat mudahnya organisasi keagamaan mendapatkan ijin membangun rumah ibadah.

“Makanya saya berterima kasih kepada Walikota yang selama ini juga mendukung dalam urusan memberikan ijin untuk pendirian rumah ibadah. Saya lihat semuanya bisa berjalan lancar dan baik tanpa ada penolakan dari masyarakat disekitar tempat rumah ibadah,” terang dia disela-sela peresmian aula gedung Gereja Kristen Injili (GKI) Petra Bucend II, Jayapura, Minggu (10/6) petang.

Soedarmo yang juga menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini, menceritakan sulitnya sebuah organisasi keagamaan di daerah luar Papua, untuk mendapatkan ijin membangun rumah ibadah.

Bahkan lebih mudah mendapatkan ijin bagi seseorang untuk membuka tempat hiburan, seperti karaoke, pub, diskotik maupun tempat sejenis lainnya, ketimbang membuka rumah ibadah.

“Pada suatu daerah kalau bangun tempat hiburan jarang mendapatkan resistensi atau penolakan dari masyarakat atau umat agama lain. Tetapi begitu bangun rumah ibadah untuk tujuan keimanan dan ketaqwaan (hambatan,red) ini banyak yang dihadapi.”

“Namun di Papua ini saya melihat sangat baik sehingga saya harap kesadaran dan kedewasaan beragama ini terus ditingkatkan untuk supaya terus ada harmonisasi dan toleransi antara satu agama dengan lainnya. Sehingga ketenraman di wilayah Papua bisa terus kita wujudkan,” tutur dia.

Dia tambahkan, dalam waktu dekat Provinsi Papua akan melaksanakan agenda nasional, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Berkenaan dengan hal itu, dia mengimbau seluruh umat di Provinsi Papua agar dapat menciptakan suasana aman, damai dan turut mensukseskan pelaksanaan Pilkada.

Pihaknya berharap kedamaian dan ketenteraman serta toleransi yang sudah tercipta, dapat terjaga bahkan ditingkatkan tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras maupun antar golongan yang satu dengan lainnya.

“Mari terus bergandeng tangan didalam rangka menjaga kedamaian saat Pilkada nanti,” imbaunya.