JAYAPURA - Untuk menekan angka pengangguran di Provinsi Papua, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua melakukan berbagai upaya melalui program pelatihan keterampilan bagi pencari kerja.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi serta memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan industri.
“Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki sertifikasi. Karena itu, kami memberikan pelatihan agar pencari kerja memiliki keahlian yang sesuai,” kata Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan, Fransiska H. Rerey.
Ia mengatakan, pelaksanaan program pelatihan masih menghadapi kendala keterbatasan anggaran. Meski begitu, Dinas Tenaga Kerja tetap berupaya menjangkau sebanyak mungkin masyarakat melalui pelatihan yang tersedia.
Selain pelatihan, masyarakat juga didorong untuk mengembangkan usaha mandiri sebagai alternatif penciptaan lapangan kerja. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK), peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk membuka usaha sendiri.
“Contohnya pelatihan otomotif. Setelah lulus, peserta bisa membuka bengkel dan menyerap tenaga kerja. Ini penting karena tidak semua perusahaan membuka lowongan pekerjaan setiap saat,” tutupnya. ***