JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mengajak seluruh insan olahraga memperkuat pembinaan atlet sebagai langkah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Hal itu disampaikan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua 2026 di Kota Jayapura, Jumat (5/6/2026).
Menurut Fakhiri, Papua perlu memanfaatkan Musorprov sebagai momentum menyusun langkah pembinaan yang lebih terarah guna menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita harus mempersiapkan diri menghadapi PON Bela Diri 2026, Pra PON 2027, hingga PON 2028,” ujarnya.
Ia mengatakan olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia Papua karena tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan.
Karena itu, pembinaan atlet perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan olahraga di Papua.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan sesuai kemampuan daerah agar program pembinaan atlet dapat berjalan secara optimal.
“Kami ingin prestasi olahraga Papua terus berkembang dan kembali bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Selain membahas arah pembinaan olahraga, Musorprov KONI Papua juga menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus penyusunan langkah strategis organisasi untuk periode mendatang.
Pemprov Papua berharap hasil Musorprov dapat menjadi dasar penguatan pembinaan olahraga dan melahirkan prestasi yang membanggakan Papua pada berbagai ajang nasional. ***