Aspek Ekonomi

Kegiatan ekonomi utama masih bersifat ekstraktif yaitu memanfaatkan langsung sumber daya alam setempat terutama di sektor pertanian.

Sebagian besar mata pencarian penduduk di sektor pertanian sebagai petani tradisional , dan masih terdapat juga masyarakat peramu

  1. Pertanian
    • Komoditi pertanian ( dalam arti luas ) yang menonjol yaitu kentang, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, kubis, wortel, petsai/sawi dan bawang daun
    • Komoditi tanaman pangan meliputi kentang, jagung, keladi, ubi kayu, ubi jalar dan padi ladang, dengan luas panen 10.653, 52 Ha, dengan total produksi sebesar 72.655,88 ton/tahun
    • Komoditi tanaman kacang-kacangan meliputi kacang merah, kacang tanah dan kedelai dengan luas panen 137,17 ha dengan total produksi sebesar 120,46 ton.
    • Komoditi sayur-sayuran meliputi bayam,cabe,buncis, wortel , daun bawang, bawang merah, bawang putih, ketimjun, kubis, terong, sawi, tomat, kacang panjang, kangkung dan labu siam dengan luas panen 503,78 ha total produksi sebesar 120,46 ton
    • Komoditi buah-buahan meliputi jeruk manis, nenas, pisang, nangka, jambu biji, alpokat dan pepaya dengan luas panen 54,58 ha, dengan total produksi sebesar 504,85 ton.
  2. Perkebunan
    • Jenis komoditi perkebunan yang dapat dikembangkan adalah kopi/biokopi, apel,jeruk,nenasdan pisang.
    • Jenis tanaman perkebunan yang menonjol terdiri dari kopi dengan luas lahan 134,15 ha, produksi sebanyak 28,48 ton.
    • Jumlah rumah tangga yang mengusahakan komoditi kopi sebanyak 536 KK
  3. Peternakan
    • Jenis Komoditi peternakan yang menonjol adalah babi,kelinci dan ayam buras
    • Jumlah ternak Babi sebanyak 43.298 ekor, kambing 60 ekor, kelinci 1008 ekor, ayam buras sebanyak 11.657 ekor dan itik sebanyak 368 ekor.
    • Jumlah produksi telur ayam buras sebanyak 3.988 kg dan 1.518 kg telur itik/entok.
  4. Perikanan
    • Jenis perikanan darat yang menonjol adalah ikan mas, ikan nila ( terutama ikan nila merah ).
    • Luas areal budidaya perikanan air tawar adalah 106,83 ha dengan jumlah kelompok pengelola sebanyak 162 kelompok dan anggota sebanyak 2.164 orang
  5. Kehutanan
    • Luas hutan 1.532.991ha atau sekitar 94% dari total luas wilayah kabupaten
    • Hutannya antara lain, hutan tropis dengan beberapa jenis kayu yang seperti arancria,librocedus, gerville, metrocideres, tristanis, dab daridium.
    • Beberapa jenis tumbuhan khas papua yang menonjol adalah papua cendrum SP dan pordocarpus papuarnus.
    • Jenis tumbuhan lainnya medang, agathis,nyato,lau,merbau,kazae, adule,nase,sinore,ampou,aimamflau,kenari,nausindor,melur,bintangur dan binung.