JAYAPURA – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui berbagai bidang. Pemuda diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemerintahan, tetapi juga aktif dalam dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan.
Ajakan tersebut disampaikan Fakhiri saat membuka Pelatihan Dasar Kepemimpinan Himpunan Pemuda Papua Tahun 2026 di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Jumat (21/8/2026).
Fakhiri mengatakan generasi muda perlu membangun komunikasi dan jejaring dengan pemerintah maupun organisasi kepemudaan. Jejaring tersebut dapat membuka ruang kolaborasi bagi pemuda untuk mengambil bagian dalam pembangunan Papua.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan untuk berkomunikasi dengan anak-anak yang luar biasa. Kita membangun chemistry sehingga setelah selesai kegiatan, kita tetap bisa berkomunikasi,” kata Fakhiri.
Menurutnya, pemuda juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat. Peran tersebut dapat dilakukan bersamaan dengan kontribusi pemuda terhadap pertumbuhan ekonomi di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Fakhiri menilai kepemimpinan Papua ke depan tidak hanya membutuhkan generasi muda di lingkungan pemerintahan. Pemuda perlu mempersiapkan diri untuk mengambil peran di berbagai bidang sesuai kemampuan dan minat masing-masing.
“Kalian adalah wajah masa depan Papua,” tegasnya.
Ia meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan pengalaman yang diperoleh setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari selesainya kegiatan, tetapi dari perubahan positif yang mampu diciptakan peserta di tengah masyarakat.
“Pelatihan bukan semata-mata ditentukan oleh selesainya kegiatan, melainkan dari kemampuan peserta menciptakan perubahan positif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya. ***