Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Pusat minta Provinsi Papua untuk fokus menyiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga
Nasional (PON) XX Tahun 2020, baik dari segi venue, atlet maupun hal terkait
lainnya.
Dia juga meminta agar Provinsi Papua segera
membentuk Panitia Pelaksana (Panpel) masing-masing cabang olahraga, untuk
menghitung honor serta kebutuhan lainnya guna mendukung pelaksanaan PON.
“Setelah itu barulah menyusun strategi untuk
dapatkan prestasi. Termasuk perencanaannya yang sudah mestinya segera
diselesaikan”.
“Sebab untuk PON, kita tidak hanya kejar
sukses penyelenggaran saja, tapi juga sukses administrasidan sukses pembangun
daerah,” terang Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno, pada pembukaan Rapat
Anggota Tahunan (RAT) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua
2017, di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu (22/11).
Dia juga mengimbau para pimpinan Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah provinsi, untuk dapat menindaklanjuti
Instruksi Presiden (Inpres) PON XX 2020 Papua, yang telah diterbitkan beberapa
waktu lalu.
“Apalagi apak Gubernur Papua Lukas Enembe
sudah berjuang hingga Presiden Joko Widodo sampai-sampai menerbitkan Inpres PON”.
“Saya harap peluang untuk Papua ini tidak
disia-siakan, tetapi segera diambil tindakan oleh para Kepala SKPD dengan
berinisiatif melobi kementerian maupun lembaga di Jakarta. Sehingga pembangunan
dan persiapan PON di Papua dapat berjalan dengan lancar,” ucap dia.
Suwarno menambahkan, Presiden sangat memberi
perhatian terhadap Provinsi Papua. Apalagi, Kepala Negara sampai datang
meletakan batu pertama, pembangunan Stadion Utama Papua Bangkit di Kampung
Harapan, Sentani Kabupaten Jayapura.
Oleh karenanya, dia berharap semangat yang ditunjukan
pemerintah pusat, dapat dimaksimalkan oleh provinsi untuk mendukung pelaksanaan
PON XX 2020 mendatang.