JAYAPURA – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Papua Tahun 2026 resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Yohanes Walilo, atas nama Gubernur Papua Matius Fakhiri. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peresmian kantor INKINDO Papua yang berlangsung di lantai 3 Gedung INKINDO, Jalan Sulawesi, depan Lapangan Mandala, Jayapura Utara, Kota Jayapura.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua yang dibacakan Yohanes Walilo, ditegaskan bahwa INKINDO memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui fungsi perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan dan pengawasan. Perencanaan berbasis data dan menjunjung tinggi etika profesional akan menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tema Musprov XI INKINDO Papua, yakni “Papua Tangguh, Berintegritas dan Bersinergi Membangun Papua Maju”, yang dinilai sejalan dengan visi transformasi Papua menuju daerah yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.
Ketua DPP INKINDO Papua, Achmad Suharto, menyampaikan bahwa Musprov XI menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi serta penguatan peran konsultan dalam pembangunan.
“Setiap perencanaan, setiap dokumen teknis, dan setiap pengawasan pekerjaan pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Dari jalan yang menghubungkan kampung hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan, semua berawal dari perencanaan yang baik,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa INKINDO Papua siap menjadi mitra strategis pemerintah dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.
“Kami ingin membuktikan bahwa konsultan Papua mampu berdiri sejajar, profesional, dan dipercaya. Karena setiap pekerjaan yang kita lakukan bukan sekadar proyek, tetapi bagian dari sejarah pembangunan tanah Papua,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPP INKINDO Papua sekaligus Ketua Panitia Musprov, Novisca M. Anditiaman, menegaskan bahwa forum Musprov merupakan wadah strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan.
“Musprov ini merupakan forum tertinggi di tingkat provinsi, tempat kita mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menetapkan arah kebijakan dan program kerja ke depan demi memperkuat profesionalisme dan kebersamaan anggota,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh ratusan anggota serta perwakilan dari sejumlah provinsi di Tanah Papua sebagai bentuk komitmen bersama menjaga eksistensi organisasi.
Ketua Umum DPN INKINDO, Erie Heryadi, dalam arahannya menekankan pentingnya adaptasi organisasi terhadap dinamika global yang penuh ketidakpastian.
“Kita berada di era yang penuh volatilitas dan perubahan cepat. Organisasi harus mampu beradaptasi dan merespons tantangan dengan inovasi. INKINDO sebagai organisasi berbasis keahlian harus terus meningkatkan kualitas dan daya saing,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Musprov memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi di tingkat daerah.
“Musyawarah provinsi adalah forum konstitusional tertinggi di daerah yang akan menentukan garis besar kebijakan organisasi, sekaligus memilih kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin kuat dan bermanfaat bagi anggota serta pembangunan daerah,” jelasnya.
Peresmian kantor INKINDO Papua ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol komitmen memperkuat kelembagaan dan profesionalisme organisasi. Kantor tersebut diharapkan menjadi pusat kolaborasi, peningkatan kapasitas, serta penguatan sinergi antara pemerintah dan pelaku jasa konsultansi dalam mendukung pembangunan Papua yang berkualitas, merata, dan berkeadilan. ***