KASONAWEJA - Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat pemerataan pembangunan dan konektivitas digital di wilayah pedalaman Papua. Dalam rangkaian Kunjungan Kerja Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Negeri Seribu Misteri Sejuta Harapan, Mamberamo Raya, Jumat (16/5/2026), dilaksanakan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Daerah (BAST) berupa perangkat Starlink dan panel surya untuk mendukung pelayanan publik di wilayah terpencil.
Program hibah tersebut mencakup penyediaan 24 unit perangkat Starlink beserta peralatan pendukung dan 24 unit panel surya pada 24 lokasi di Kabupaten Mamberamo Raya. Seluruh program dibiayai melalui APBD Provinsi Papua pada DPA Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Tahun Anggaran 2025.
Penandatanganan dilakukan antara Bupati Mamberamo Raya, Robby Wilson Rumansara, dengan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam acara ramah tamah yang berlangsung di Halaman Kantor Distrik Kasonaweja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mamberamo Raya, unsur Forkopimda Kabupaten Mamberamo Raya, pimpinan dan anggota DPRK Kabupaten Mamberamo Raya, pimpinan SKPD Provinsi Papua dan Kabupaten Mamberamo Raya, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, S.Kom., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua dan Bupati Mamberamo Raya atas dukungan dan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan konektivitas digital hingga ke wilayah terpencil. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata membuka keterisolasian informasi dan mendukung pelayanan masyarakat di daerah pedalaman Papua.
“Secara teknis, setiap perangkat Starlink yang digelar telah dilengkapi access point untuk memperluas jangkauan coverage internet di lokasi pelayanan masyarakat. Karena kondisi listrik di sejumlah wilayah masih sangat terbatas, maka juga disiapkan panel surya dengan teknologi yang lebih sederhana, mudah dipelihara, dan model portable sehingga sangat cocok digunakan di daerah-daerah dengan akses transportasi yang sulit dijangkau,” ujar Jeri.
Ia berharap seluruh perangkat yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat sehingga benar-benar memberikan dampak bagi pelayanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan kampung, serta akses informasi masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam memperluas akses internet dan komunikasi digital hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, guna mendukung pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta akses informasi masyarakat menuju Papua Cerah dan Papua yang semakin terkoneksi. ***