Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan
penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di bumi cenderawasih, bakal
digelar pada Oktober 2020 mendatang. Hal itu, disampaikan Lukas dalam satu
kesempatan, kemarin.
Dengan demikian, ia mengimbau seluruh pemerintah daerah agar mempersiapkan atlet yang nantinya akan
berlaga pada iven olahraga nasional empat tahunan itu.
“Saya harap semua pemerintah daerah mempersiapkan diri
dengan baik, termasuk menyiapkan atletnya. Sebab kita punya target paling tidak
bisa masuk lima besar saat pagelaran PON XX. Jangan sampai kita banyak kalah
lalu keluar dari lima besar.”
“Untuk itu, saya imbau semua daerah bisa mempersiapkan atlet
melalui cabor (cabang olahraga) terkait,” terang Lukas di Jayapura, belum lama
ini.
Ia pun mengimbau agar cabor yang ada, dapat mempersiapkan
atlet untuk masuk training center (TC) pada April mendatang. Dimana TC tersebut
akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) yang
nantinya ditangani oleh Kasdam XVII Cenderawasih.
“Mau dibawa ke Inggris kah atau kemana untuk melakukan TC
silahkan saja. Sebab kita akan kasih dana. Makanya sekali lagi atlet itu kita
harus persiapkan secara baik supaya bisa meraih hasil yang baik pula,”
terangnya.
Pada kesempatan itu, Lukas memastikan pembangunan Stadion
Papua Bangkit yang sebentar lagi bakal rampung. Dimana stadion itu merupakan
salah satu yang terbaik di Indonesia, sehingga dipastikan bakal menjadi gedung
sepakbola kebanggaan masyarakat bumi cenderawasih.
“Hanya memang kemarin waktu banji bandang Sentani, Kabupaten
Jayapura, sempat tergenang air stadionnya. Tapi hanya di lapangan tempat
latihan, sementara lapangan utama aman dari genangan air.”
“Namun stadion kita luar biasa megahnya, bahkan mengalahkan
semua yang ada di Indonesia. Jadi sekali lagi jangan ragu bahwa kita tetap akan
menggelar PON. Itulah sebabnya kita fokuskan anggaran tahun ini untuk PON sebab
kita ingin pastikan PON terlaksana di Oktober 2020 mendatang,” pungkasnya.